Senin, 23 Mei 2011

Persoalan Gaji
Pemain Arema "Serbu" Rumah Ketua Yayasan
K16-11 | Aloysius Gonsaga | Senin, 23 Mei 2011 | 20:08 WIB
Dibaca: 304
|
Share:
k16-11
Saat Arema Indonesia latihan di Lapangan Lanud Abdurrahman Saleh, Kabupaten Malang, Jumat (6/5/2011).

MALANG,KOMPAS.com - Belasan pemain Arema Indonesia, pelatih Arema Miroslav Janu, serta official tim mendadak mendatangi rumah Ketua Yayasan Arema, Muhammad Nur, di Jl Puncak Yamin, No 2, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (23/5/2011). Mereka mempertanyakan keberlangsungannya berada di tim kesayangan Aremania tersebut, karena selama ini pelatih, tim official serta seluruh pemain sudah lama tak menerima gaji.

Menurut Janu, kedatangan dirinya dan pemain itu untuk meminta pertanggungjawaban Muhamad Nur, selaku Ketua Yayasan Arema soal gaji pemain, pelatih serta official tim. Pelatih serta pemain sangat menyesalkan sikap M Nur yang seakan tak menghiraukan kondisi pemain dan pelatih.

M Nur dinilai hanya sibuk mengurusi kongres PSSI. Tak pernah mengurusi nasib pemain dan pelatih Arema. "Mengapa lebih mengurusi Kongres PSSI. Padahal, bukan PSSI yang bayar Arema. Untuk apa dia sibuk mengurusi PSSI. Sementara, di internal Arema sendiri tak diurusi," katanya.

M Nur, kata pelatih asal Republik Ceko itu, harus secepatnya pulang ke Malang dengan membawa uang untuk bayar gaji pemain dan pelatih serta tim official Arema.

Rombongan pemain Arema tersebut menuju rumah M Nur dengan menaiki Bus Pion Transport bernomor polisi AA-1586-AA. Janu didampingi ofisial tim, Tony Ho, Asisten pelatih, Joko Susilo, Asisten pelatih, Muhammad Taufan, sekretaris tim, serta dr Albert Rudyanto, selaku dokter tim.

Sementara untuk para pemain yang ikut, diantaranya, Ahmad Bustomi, Yongki Aribowo, Zulkifli Syukur, Talaohu Abdul Musafri, Esteban Javier Guillen Tejera, Roman Chmelo, Roman Gollian, Aji Saka, Tomy Pranata, Juan Revi Auriqto, Sunarto, Ahmad Amiruddin, Benny Wahyudi, Irfan Raditya, Wahyu Gunawan, Ronny Firmansyah, Johan Ahmad Farizi, Purwaka Yudhi, Waluyo dan Hendra Ridwan.

Adapun gaji pemain dan pelatih Arema serta official tim bervariasi, yakni antara 2,5 bulan sampai lima bulan. Sementara, sisa gaji untuk kompetisi ISL musim lalu, selama 2,5 bulan. Sedangkan untuk kompetisi ISL musim ini, selama 2,5 bulan.

M Nur yang sedang tak ada di rumahnya, coba dihubungi Kompas.com melalui ponselnya. Tetapi hingga berita ini ditulis, ponselnya sedang tidak aktif.

Piala Sudirman
Indonesia Bakal Ubah Komposisi
Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Senin, 23 Mei 2011 | 20:00 WIB
|
Share:
AFP/LIU JIN Alvent Yulianto Chandra (kanan), ketika berpasangan dengan Muhammad Ahsan di Asian Games XVI 2010.

QINGDAO, Kompas.com - Tim Indonesia melakukan perubahan komposisi pemain untuk persiapan menghadapi Malaysia pada babak penyisihan Grup B perebutan Piala Sudirman di Qingdao Sport Center Gymnasium Qingdao, China, Rabu (25/5/11).

Pada latihan di Badminton Training Hall Qingdao, China, Senin (23/5/11) petang, perubahan tersebut terutama untuk ganda putra yang lebih mengedepankan pasangan Alvent Yulianto dengan Muhammadd Ahsan. Sebelumnya, Alvent Yulianto berpasangan dengan Hendra Aprida Gunawan, sedangkan pebulu tangkis Djarum Kudus (Muhammad Ahsan) berpasangan dengan Bona Septano.

Manajer Tim Indonesia Hadi Nazri mengatakan, pasangan Alvent Yulianto/Muhammad Ahsan adalah yang terbaik di tim ini. Kemudian perubahan lagi kemungkinan dilakukan pada nomor tunggal putri, di mana Adriyanti Firdasari yang tampil saat melawan Rusia, kemungkinan diistirahatkan karena Lindaweni Fenetri yang diberi kesempatan.

Ketika ditanya soal peluang Indonesia melawan Lee Chong Wei dan kawan-kawan, dia mengatakan, Indonesia berusaha mengambil angka dari nomor tunggal dan ganda putri, sedangkan satunya dari ganda putra atau campuran.

"Kalau tunggal putra kemungkinan besar sulit karena siapapun yang dimainkan apakah Simon Santoso atau Dionysius Hayom Rumbaka tampaknya bakal kesulitan mengalahkan Lee Chong Wei," katanya.

Ia berharap semua pemain tampil semangat untuk menghadapi Malaysia. "Sebelum main kedudukan sama 0-0 dan perkembangannya tergantung di lapangan," katanya menegaskan.

Tim Indonesia berpeluang besar maju ke babak kedua karena Simon Santoso dan kawan-kawan berhasil mengalahkan Rusia dengan angka 4-1, sedangkan Malaysia saat ini sedang bermain melawan Rusia.

Malaysia kemungkinan tidak akan menemui kesulitan untuk mengalahkan Rusia dan pertandingan melawan Indonesia, Rabu (25/5/11) untuk menentukan juara grup.

eror Bom
AA Pemasok Senjata Jaringan Teroris
Benny N Joewono | Senin, 23 Mei 2011 | 20:11 WIB
Dibaca: 100
|
Share:
TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI Petugas Densus 88 membawa seorang tersangka teroris dalam penggrebegan di Dusun Krapyak Sunggingan, Desa Merbung, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (25/1/2011) silam.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menduga pria berinisial AA yang ditangkap oleh Densus 88 di Kelurahan Leuwih Gajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, memasok senjata kepada jaringan teroris di Cirebon.

Direktur Reskrim Polda Jawa Barat Kombes Pol Fachrudin, Senin (23/5/2011) mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah AA merupakan kelompok dari jaringan teroris di Cirebon, Jawa Barat.

"Jadi keterkaitan atau hubungan AA dengan jaringan Cirebon itu masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara AA merupakan pemasok senjata kepada jaringan Cirebon," ujar Fachrudin saat dihubungi melalui telepon selularnya.

Menurutnya, AA ditangkap karena memiliki senjata api yang sama dengan jaringan Cirebon. Selain itu, kata Fachrudin, AA juga membeli senjata jenis FN ini kepada SR sementara SR itu mendapatkan senjata dari kelompok Depok.

"Diduga kelompok Cirebon membeli senjata dari dia (AA). Namun kita belum bisa membuktikan dan masih menyelidikinya," ujarnya.

Dikatakannya, dari tangan AA polisi berhasil mengamankan satu unit senjata api jenis FN dan 30 butir peluru. Sampai saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan apakah itu teroris atau tidak, dia mengatakan belum dibuktikan.

Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by
Sumber :
ANT







PERANG
Bom Jalanan Tewaskan 4 Tentara NATO
Josephus Primus | Senin, 23 Mei 2011 | 20:11 WIB
Dibaca: 62
|
Share:
KOMPAS.com - Bom jalanan (Imporvised Explosion Device/IED) yang meledak di kawasan timur Afganistan kembali menuai korban jiwa. Menurut warta Xinhua pada Senin (23/5/2011), bom itu menewaskan empat tentara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang tengah bertugas.

Pihak NATO, sesuai dengan kebijakannya, tidak menyebutkan nama dan negara asal para korban tewas itu. Kebanyakan dari tentara Amerika Serikat (AS) yang ditugaskan di Afganistan menempati pos-pos di kawasan timur negeri itu.

Sejak awal 2011, tercatat 180 serdadu NATO tewas di Afganistan. Mayoritas dari jumlah itu adalah serdadu AS.
Minyak
Shell Bangun FLNG Pertama di Dunia
Tenni Purwanti | Pepih Nugraha | Senin, 23 Mei 2011 | 20:12 WIB
Dibaca: 171
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Royal Dutch Shell plc (Shell) hari ini mengumumkan keputusan untuk memulai pembangunan Prelude Floating Liquefied Natural Gas (FLNG) di Australia. FLNG adalah proyek pembangunan fasilitas pengolahan gas alam cair terapung (Floating LNG) pertama di dunia.

"FLNG sebagai teknologi inovatif akan memungkinkan kami untuk mengembangkan ladang gas lepas pantai yang apabila dilakukan dengan cara lain akan menjadi terlalu mahal untuk dikembangkan," kata Malcolm Brinded, Direktur Eksekutif Shell untuk bidang Hulu/Eksplorasi Internasional.

"Keputusan kami untuk melanjutkan proyek ini merupakan terobosan besar untuk industri LNG, dan akan memberikan dorongan yang signifikan untuk membantu memenuhi permintaan dunia yang berkembang untuk bahan bakar fosil yang bersih," lanjut Brinded.

Ia menambahkan, teknologi FLNG merupakan inovasi menarik sebagai pelengkap LNG di darat yang dapat membantu mempercepat pengembangan sumber daya gas. Dari haluan hingga buritan, fasilitas FLNG Shell akan memiliki panjang 488 meter, dan akan menjadi fasilitas lepas pantai terapung terbesar di dunia - lebih panjang dari empat lapangan sepak bola.

Apabila telah sepenuhnya lengkap dengan tangki penyimpanan yang penuh terisi, beratnya akan mencapai sekitar 600.000 ton - kira-kira enam kali lipat lebih berat dari kapal induk terbesar yang ada di dunia. Kurang lebih 260.000 ton dari berat itu akan terdiri dari baja -sekitar lima kali lebih banyak daripada jumlah baja yang digunakan untuk membangun Sydney Harbour Bridge. Fasilitas ini telah dirancang untuk menahan badai siklon terberat - yang berada dalam Kategori 5.

Pembawa LNG antar-Samudera akan mengangkat gas cair, mendinginkan hingga mencapai titik minus 162 Celcius dan menyusutkan volumenya hingga 600 kali lipat, bersama produk lainnya, akan dikirimkan langsung dari fasilitas di laut ke berbagai pasar di seluruh dunia.

Sampai saat ini, pencairan gas lepas pantai selalu melibatkan pipa gas ke pabrik yang berlokasi di darat. Sekitar 110.000 barel minyak yang setara dengan produksi per hari yang diharapkan dari Prelude harus mendukung setidaknya 5,3 juta ton per tahun (mtpa) cairan, yang terdiri dari 3,6 mtpa LNG, 1,3 metrik ton per tahun dari kondensat dan 0,4 metrik ton per tahun dari bahan bakar gas cair.

Fasilitas FLNG akan menjadi permanen dan ditambatkan di ladang gas Prelude selama 25 tahun, dan dalam tahap pembangunan setelahnya dapat memproduksi dari ladang lain di daerah di mana Shell berkepentingan. Ann Pickard, Shell Country Chair di Australia mengatakan proyek ini akan menjadi game changer bagi industri energi.

"Kami akan menggunakan teknologi revolusioner ini untuk pertama kalinya di perairan Australia, dimana hal tersebut akan menambah dimensi lain untuk industri gas yang telah mengemuka di Australia," ujarnya.

Keputusan Shell untuk merealisasikan LNG Terapung merupakan puncak dari penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan lebih dari satu dasawarsa. Ini didasarkan atas pengetahuan dan pengalaman Shell dalam produksi lepas pantai, pencairan gas, pengiriman LNG, dan pengerjaan proyek-proyek besar yang mengintegrasikan rantai nilai gas-dari sumber mata air ke perapian.

Proyek LNG Terapung Prelude akan menjadi proyek hulu pertama di Australia dimana Shell adalah operatornya. Australia merupakan salah satu lokasi kunci bagi pertumbuhan Shell, dan investasi hulu Shell di Australia seharusnya mencapai sekitar US$ 30 milyar selama lima tahun ke depan, termasuk Prelude dan proyek Gorgon, serta aktivitas eksplorasi yang sedang dilakukan dan studi kelayakan di negeri tersebut.

LNG Terapung Prelude merupakan bagian dari portofolio industri Shell dalam opsi pertumbuhan jangka menengah, dimana perusahaan memiliki sekitar 30 proyek hulu baru yang sedang berada dalam kajian di seluruh dunia, untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Piala Sudirman
Inggris dan Jerman Tersingkir
Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Senin, 23 Mei 2011 | 20:17 WIB
Dibaca: 43
|
Share:
AFP/JACQUES DEMARTHON Park Sung Hwan

QINGDAO, Kompas.com - Tim bulu tangkis Inggris dipastikan tersisih dari ajang perebutan Piala Sudirman di Qingdao Sport Center Gymnasium Qingdao, China, setelah dua kali menderita kekalahan. Pada pertandingan penyisihan Grup D, Senin (23/5/11), Inggris harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan angka 1-4, sedangkan sebelumnya dikalahkan unggulan kedua Denmark dengan angka telak 0-5.

Kemenangan Korea atas Inggris ditentukan oleh tunggal putri Bae Youn Joo, setelah mengalahkan Elizabeth Cann dengan tiga game 18-21, 21-18, 21-8 dalam waktu 55 menit. Kemenangan itu membuat skor menjadi 3-1.

Korea Selatan mendapatkan angka pertama melalui ganda campuran Lee Yong Dee/Ha Jung Eun yang mengalahkan pasangan Nathan Robertson/Jenifer Wallwork juga rubber game 19-21, 21-17, 21-15 dalam waktu 63 menit.

Namun Inggris berhasil menyamakan menjadi 1-1 setelah tunggal mereka, Rajiv Theratil Quseph mengalahkan tunggal putra Korea, Park Sung Hwan, dengan dua game langsung, 25-23 dan 21-16.

Korea Selatan unggul 2-1 melalui ganda putra pasangan Yoo Yeon Seong/Ko Sung Hyun yang menang atas Anthony Clark/Chris Langridge dengan dua game langsung, 21-16 dan 21-13 dalam waktu 35 menit.

Pada partai kelima atau terakhir yang mempertandingkan nomor ganda putri, Korea memperbesar kemenangan menjadi 4-1 melalui pasangan Kim Min Jung/Ha Jung Eun yang mengalahkan pasangan Jennifer Wallwork/Gabby White dengan angka 21-9, 21-8 dalam waktu 28 menit.

Sementara itu pada Grup A, Jerman kembali menerima kekalahan dari Jepang dengan angka 1-4, sehingga mereka pun tersingkir. Sehari sebelumnya, mereka juga kalah dari juara bertahan, China, dengan skor serupa.

Jepang unggul 3-0 terlebih dulu melalui partai pertama ganda campuran, setelah pasangan Shintaro Ikeda/Reiko Shiota menang atas Michael Fuchs/Michels Birgit dengan tiga game 17-21, 22-20, dan 21-18 dalam waktu 62 menit.

Kemudian tunggal putra Kenichi Tago tanpa kesulitan mengalahkan tunggal putra Jerman, Marc Zwiebler dua game langsung , 21-11 dan 21-18, dalam waktu 41 menit.

Pasangan ganda putra Noriyasu Hirata/Hirokatsu Hashimoto menentukan kemenangan Jepang atas Jerman dengan angka 3-0 setelah menang atas Ingo Kindervater/Johannes Scoettler 21-16,16-21, 21-15 dalam waktu 53 menit.

Sementara tunggal putri Jerman, Juliane Schenk memperkecil kekalahan menjadi 3-1 setelah mengalahkan Eriko Hirose dengan tiga game 21-15,18-21, 21-18 melalui pertarungan yang panjang yaitu 74 menit.

Pada partai kelima atau terakhir yang memainkan ganda putri, pasangan Jepang Satako Suetsuna/Miyuki Maeda menang mudah atas Sandra Marinello/Michels Brigit dengan dua set langsung, 21-16 dan 21-11.

Minggu, 22 Mei 2011

Ferguson: Gelar Ke-19 Lain Rasanya
Tjatur Wiharyo | Senin, 23 Mei 2011 | 06:41 WIB
Dibaca: 1674
|
Share:
AFP
Manajer Manchester United Alex Ferguson memegang trofi Premier League 2010-2011, usai pertandingan pekan ke-38, melawan Blackpool, di Old Trafford, Minggu (22/5/2011).

MANCHESTER, KOMPAS.com — Manajer Manchester United Alex Ferguson menilai, gelar Premier League 2010-2011, yang merupakan gelar ke-19 bagi klub ini, berbeda dari sebelumnya. Pasalnya, dengan gelar itu, Manchester United menjadi tim terbaik di Inggris.

Hal itu disampaikan setelah Manchester United (MU) melakoni pertandingan terakhir musim 2010-2011, yaitu melawan Blackpool, di Old Trafford. MU menang dengan skor 4-2. MU pun mengakhiri musim dengan 80 poin atau unggul sembilan angka dari Chelsea di tempat kedua.

"Ini istimewa, terutama karena kami telah memenangi gelar lebih banyak dari yang lain di negeri ini. Ini adalah sejarah dan hebat untuk tradisi klub ini. Saya sangat senang," ujar Ferguson.

"Para pemain telah bermain sangat bagus. Ada etos kerja luar biasa di tim ini. Saya pikir, mereka pantas meraih gelar karena ada banyak penampilan hebat."

"Saya telah menghapus anggapan bahwa Manchester United ini tidak hebat. Merupakan prestasi hebat menjuarai liga ini."

"Saya pikir target kami adalah melakukan yang terbaik. Ya, kami telah mengalami sejumlah pertandingan tandang mengecewakan, tetapi performa kandang kami fantastis.

"Hari ini kami mendapat empat gol, sebelumnya kami membuat tujuh gol saat menjamu Blackburn, dan lima gol saat menjamu Birmingham. Kami juga telah mengalahkan Chelsea, Liverpool, Arsenal, dan Tottenham di sini. Mereka tim top. Jadi, pencapaian ini cukup bagus."

"Ini sesuatu yang fantastis dan indah karena melibatkan semua suporter. Mereka merasa menjadi bagian dari hal ini dan sangat menikmati hari ini. Merupakan hal luar biasa melihat para pemain bersama keluarga dan anak-anak mereka."

"Saya pikir, mulai sekarang, ini harus menjadi permainan tim. Anda lihat Patrice Evra dan ia telah bermain paling sering, 46 dari 61 pertandingan. Hal tersebut menunjukkan kepada Anda mengenai persebaran pemain yang telah kami gunakan. Itu terjadi karena kami punya skuad yang bagus," paparnya. (MU)

Berkreasi Dengan Music © 2008 Template by:
SkinCorner